TUGAS KLIPING
MACAM-MACAM TARIAN
Kelompok :
I
Kelas :
IX B
1.
TARIAN
KAUM INDIA
- Bharathanatyam
Tarian Bharata Natyam merupakan salah satu gaya tarian kaum india. Tarian
klassik Bharata Natyam merupakan salah satu tarian yang penuh dengan tradisi,
yang mana untuk menguasainya perlu mengambil masa bertahun-tahun kerana
terdapat pelbagai gerakan tangan, kaki dan mata yang harus dipelajari demi
untuk mempersembahkan tarian warisan lama yang dihormati ini secara lengkap,
penuh dengan kegemilangan.
Tarian ini berasal daripada wilayah Tamil Nadu di bahagian Selatan India.
Secara tradisionalnya, tarian ini di persembahkan secara solo oleh seorang
penari wanita. Suatu persembahan yang lengkap dalam tarian ini merangkumi
enam peringkat di kenali sebagai Alarippu, Jatiswaram, Sabdam, Varnam, Padam
dan Thillana. Peringkat-peringkat ini menggabungkan elemen Nritta atau tarian
tulen dan Nritya ( Tarian Ekspressi ).
2. TARIAN CINA (TARI NAGA DAN TARI BARONGSAI)
Tarian di berbagai daerah di Cina
tidak tersebar secara merata. Hanya di beberapa kota besar sajayang sering
diadakan pertunjukan tarian. Ciri khas tarian Cina adalah gerakangerakan
tanganyangrumit dan ekspresi wajah yang disesuaikan dengan langkah kaki.
Gerakangerakan tangan tersebut menggambarkan sikap tangan dari sang Buddha
ketika sedang bermeditasi. Gerakan-gerakan tersebut merupakan warisan dari
kesenian Cina secara turun-temurun sejak beribu-ribu tahun lalu.Berikut ini
adalah contoh tarian yang sangat terkenal dari Cina, yaitu tari Naga dan tari
Barongsai.
·
Tari Naga
Tari Naga berasal dari zaman Dinasti Han (180-230 SM) dan dimulai oleh orang-orang Tionghoa yang memiliki kepercayaan dan rasa hormat yang besar terhadap naga. Pada mulanya tarian ini dipercaya sebagai bagian dari kebudayaan pertanian dan masa panen, disamping juga sebagai salah satu metode untuk menyembuhkan dan menghindari penyakit. Tari Naga ini sudah menjadi sebuah pertunjukan populer di zaman Dinasti Sung (960-1279 M), dimana acara ini menjadi kebudayaan rakyat dan sering tampil di perayaan-perayaan yang meriah. Tari Naga dibuat dengan menggabungkan gambarangambaran dari berbagai hewan yang biasa ditemui. Kemudian, naga kaum Tionghoa ini berkembang menjadi sebuah makhluk dunia dongeng yang dipuja dalam kebudayaan Tionghoa. Bentuk fisiknya merupakan gabungan dari bagian fisik berbagai hewan, diantaranya tanduk dari rusa jantan, telinga dari banteng, mata dari kelinci, cakar dari harimau, dan sisik dari ikan.
Semuanya melengkapi tubuhnya yang
mirip dengan tubuh ular raksasa. Dengan ciri-ciri ini, naga dipercaya sebagai
makhluk amfibi dengan kemampuan untuk bergerak di tanah, terbang di udara, dan
berenang di laut, serta memberikan mereka peranan sebagai penguasa langit dan
hujan. Para kaisar di Tiongkok Kuno menganggap diri mereka sebagai naga. Oleh
karena itu, naga dijadikan lambang dari kekuasaan kekaisaran. Naga melambangkan
kekuatan magis, kebaikan, kesuburan, kewaspadaan, dan harga diri. Tari Naga
menjadi sebuah karya penting dalam kebudayaan dan tradisi Tionghoa. Bahkan,
tari Naga telah tersebar di seluruh Tiongkok dan dunia. Oleh karena itu, tari
Naga menjadi sebuah pertunjukan seni khusus Tionghoa yang melambangkan
keberuntungan dan kemakmuran dalam tahun yang akan datang bagi semua manusia di
bumi.
3. TARIAN JEPANG
Jepang memiliki berbagai alat musik dan tarian tradisional yang cukup indahKarakteristik negara kepulauannya menciptakan variasi tradisi yang berbeda di setiap daerahnya sama seperti negara kita.
Bon Odori
Tarian ini mungkin
sudah tidak asing di telinga kalian. Bon Odori
merupakan tarian tradisional dari Jepang yang ditarikan di festival setiap
musim panas. Biasanya, orang-orang menari berkeliling sambil menggunakan yukata
atau kimono, diiringi oleh musik tradisional dan menggunakan
berbagi macam gerakan. Bon Odori sebenarnya dilakukan oleh orang
Jepang untuk menghormati para leluhur saat Bon Festival yang diadakan
setiap bulan Agustus.
4. TARI THAILAND
Tarian Thailand
diiringi musik dan beberapa instrumen, serta orkes unik di dalam tariannya.
Tarian dan musik Thailand berhubungan erat dengan Kamboja. Tema tarian diambil
dari ceritaRamakiensertaceritaRamadanShinta. Berikut ini merupakan beberapa bentuk
tarian yang berasal dari wilayah Thailand bagian tengah, timur laut, utara, dan
selatan.
Tari Pong Lang
Tari Pong Lang berasal dari wilayah timur laut Thailand. Irama tariannya sangat dinamis dan mempunyai daya tarik tersendiri. Tari Pong Lang dibawakan oleh dua penari pria dan dua penari wanita.
5. Tari Timur Tengah
Salah satu tarian yang terkenal di Timur Tengah adalah Tari Sema. Tarian ini dilakukan oleh para "dervish" yang berputar. Tari Sema di ciptakan untuk alasan religius. Tari Sema telah dipertunjukkan selama 700 tahun oleh Kaum Sufi. Dervish (bahasa Turki dan Arab) berasal dari kata Persia darwish (berarti kerangka pintu)yang menggambarkan orang sufi yang berada pada ambang pencerahan.Tari Sema dimulai dengan pujian kepada para nabi. Lalu terdengar suara drum yang menjadi simbol sang pencipta diikuti improvisasi musik dari alat musik ney (sejenis seruling)yang menyimbolkan hembusan napas sang pencipta yang memberi kehidupan kepada semua makhluk.Tarianini diakhiri dengan membaca Al-quran.
Para derwish berputar-putar secara simultan selama 10 menit lalu berhenti dan berlutut. Kemudian berdiri dan mulai lagi. Proses ini diulang sebanyak 4 kali, yang memiliki arti :
- Kelahiran manusia sebagai bukti Allah sebagai pencipta dan peran manusia sebagai makhluk.
- Kegembiraan manusia sebagai saksi penciptaan.
- Kegembiraan akan cinta dan pengorbanan akan pikiran untuk mencinta, untuk menggenapi perintah Allah.
- Akhir perjalanan spiritual, termasuk kembali pada kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar